💡⭐️ Selepas Malam Datanglah Siang ☀️

Dua hari yang lalu, tepatnya hari Selasa tanggal 13 Muharram 1442H/1 September 2020M…

🕋Aku mendapatkan kabar gembira, karena Allah telah memuliakan sahabat dekatku ketika kuliah di Makassar yang sama-sama tinggal di pojok masjid sebagai Mahasiswa…

Dengan kehidupan yang sangat-sangat sederhana, suka duka kami lalui bersama…

👨‍🎓Sekarang teman dekatku itu telah dinobatkan sebagai guru besar (Profesor) dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia…

Lengkaplah sudah gelarnya menjadi Prof. Dr. drg. H. Masriadi, SKG., SKM., S.Pd.I., M.Kes., MH.

Gelarnya lebih panjang dari namanya…

Alhamdulillah

🌹Aku bahagia dengan kebahagiaan sahabat dekatku itu.

Adapun kemaren, tepatnya hari Rabu tanggal 14 Muharram 1442H/2 September 2020M…

🗣Akupun dikejutkan oleh berita duka dengan kepergian sahabat dakwahku, ia bernama dr. Imai Indra, Spesialis Anestesi rahimahullah semoga rahmat Allah selalu menyertainya…

Saudaraku!

😊😢Bahagia dan sedih adalah dua ciptaan Allah yang akan silih berganti membersamai kita…

👉Tidak ada kebahagiaan abadi selama masih hidup di dunia…

👉Tidak pula kesedihan yang selalu menyelimuti kita…

Karena telah menjadi sunnatullah (ketentuan Allah) bahwa hidup manusia akan dipergilirkan keadaannya…

Simaklah firman Allah berikut :
{وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ}
“Dan itulah hari-hari, Kami pergilirkan di antara manusia”. (QS. Ali Imran: 140)

Terkadang senyum bahagia karena kemenangan dan capaian cita-cita…

Terkadang sedih menderita karena kekalahan dan gagal dalam capaian angan-angan dunia…

Yah, itulah sandiwara hidup…

Amat beruntunglah seorang hamba yang mengambil pelajaran dari hidupnya…

Ketika ia bahagia tidaklah bagaikan kacang lupa kulitnya…

Ketika ia bersedih tidaklah hilang harapan bagai pungguk merindukan rembulan…

Karena ia yakin, selepas malam datanglah siang…

Saudaraku!

Baginda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memuji orang beriman dengan sabdanya :
{عَجَبًا لأَمْرِ المُؤْمِنِ، إنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وليسَ ذاكَ لأَحَدٍ إلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إنْ أصابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكانَ خَيْرًا له، وإنْ أصابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكانَ خَيْرًا له}. رواه مسلم.
“Betapa menakjubkan sekali urusan seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya baik baginya, dan hal ini tidak terjadi kecuali pada seorang beriman, jika ia mendapatkan sesuatu yang menyenangkan, maka ia bersyukur, maka hal ini terbaik baginya, dan jika ia tertimpa sesuatu yang menyakitkan, lalu ia bersabar, maka hal ini terbaik baginya”. (H.R. Muslim).

🤲Semoga Allah meng-anugrahkan kepada kita rasa syukur sebagai hiasan atas nikmat yang diberikan-Nya dan sabar sebagai tameng atas musibah yang menimpa, amin…

✍BNA, Kamis 15 Muharram 1442/3 September 2020M
ibnu Selian

http://t.me/hattaselian

Leave a Reply

Your email address will not be published.