Marah dan Cinta

❤️Ayah-Bunda…🌹

Pernahkah kita bertanya :
👉 Mengapa dua orang yang sedang marah perlu menjerit satu sama lain walaupun duduk bersebelahan..?

👉 Mengapa dua orang yang saling mencintai lebih suka berbisik satu sama lain walaupun jarah berjauhan..?

❤️Ayah-Bunda…🌹

Ketika marah dibalas marah, maka dua hati tersebut sedang saling menjauh sehingga membutuhkan energi untuk menjerit, dan semakin hati menjauh maka dibutuhkan pula jeritan yang lebih kuat untuk menyampaikan pesan, padahal mereka itu saling berdekatan.

Berbeda dengan orang yang saling mencintai, kedua hati itu sangat dekat sehingga tidak perlu menjerit untuk menyampaikan pesan hatinya, cukup dengan bisikan walaupun jarak mereka berjauhan.

❓Pertanyaan :
👉 Perlukah orang tua marah tak terkendali terhadap anak yang berbuat salah..?

❤️Ayah-Bunda…🌹
Coba kita jujur menjawab dari hati yang paling dalam pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

1⃣ Sanggupkah kita sebagai orang tua berjauhan dengan hati anak-anak kita..?

2⃣ Apakah marah harus identik dengan keras dan kasar..?

💧Jawaban yang jujur dari kita mudah-mudahan menjadi sebuah penyadaran dan kontrol diri dari sifat amarah.

❤️Ayah-Bunda…🌹

👉Bukanlah orang kuat itu yang menang dalam duel fisik…

👉Bukanlah orang kuat itu yang menang dalam meninggikan suara saat marah…

👉Bukanlah orang kuat itu yang mempertahankan ego sehingga tidak mau meminta ma’af atau mema’afkan…

❤️Ayah Bunda…🌹

Ingatlah pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
{ليسَ الشَّدِيدُ بالصُّرَعَةِ، إنَّما الشَّدِيدُ الذي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الغَضَبِ}
“Bukanlah orang kuat itu yang menang dalam bergulat, sesungguhnya orang kuat itu adalah yang mampu mengendalikan dirinya disaat marah”. (HR. Bukhari).

🤲Semoga Allah selalu membimbing diriku dan dirimu agar menjadi orang tua yang bijak dalam mengelola emosi, amin…

✍BNA, Rabu 4 Rabi’ul Awwal 1442H/21 Oktober 2020M
ibnu Selian

http://t.me/hattaselian

Leave a Reply

Your email address will not be published.