Kemanusiaan Tidak Bisa Ditawar-tawar

Seorang Dosen mata kuliah Hukum bertanya pada salah seorang mahasiswa:
“Siapa namamu?”

Mahasiswa itu menyebutkan namanya,
“Imran, pak.”

Tiba-tiba saja sang Dosen mengusirnya tanpa sebab.

Mahasiswa itu berusaha membela diri.
Tapi sang Dosen malah membentaknya.

Akhirnya ia keluar dengan perasaan terzhalimi.

Mahasiswa yang lain hanya diam.

Setelah itu sang Dosen memulai kuliah.
Ia bertanya kepada para mahasiswa,
“Untuk apa undang-undang dibuat?”

Salah seorang mahasiswi menjawab,
“Untuk mengontrol perilaku manusia.”

Mahasiswa lain menjawab,
“Untuk diterapkan.”

Yang lain menjawab,
“Agar yang kuat tidak menzhalimi yang lemah.”

Sang Dosen berkata,
“Benar. Tapi semua itu tidak cukup.”

Tiba-tiba salah seorang mahasiswi mengacungkan tangan dan berkata,
“Untuk mewujudkan keadilan.”

Dosen berkata,
“Benar. Itulah jawabannya. Agar tercipta keadilan. Tapi pertanyaannya, Apa gunanya keadilan?”

Seorang mahasiswa menjawab,
“Agar hak semua orang terjaga dan tidak ada yang terzhalimi.”

Dosen bertanya,
“Sekarang jawab dengan jujur dan tak perlu takut.
Apakah saya telah berlaku zhalim pada teman kalian ketika saya mengusirnya dari kelas?”

Mereka kompak menjawab, “Iya..!”

Dosen bertanya dengan nada tinggi,
“Lalu kenapa kalian diam saja dan tidak memberikan pembelaan?!
Apa guna undang-undang dan hukum kalau kita tidak memiliki keberanian untuk menerapkannya?!
Ketika kalian diam saja disaat seseorang dizhalimi, dan kalian tidak berusaha membela yang benar maka kalian akan kehilangan kemanusiaan kalian.
Dan, kemanusiaan tidak bisa ditawar-tawar..!”

Kemudian sang Dosen memanggil mahasiswa yang diusirnya tadi lalu meminta maaf padanya di depan seluruh mahasiswa.

Lalu ia berkata,
“Ini saja pelajaran untuk hari ini.
Kalian mesti berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari selama kalian hidup.
Pelajaran dari sebuah sikap dan perbuatan jauh lebih berarti daripada pelajaran dari sebuah nasehat.

*******

Allah swt berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻛُﻮﻧُﻮﺍ ﻗَﻮَّﺍﻣِﻴﻦَ ﻟِﻠَّﻪِ ﺷُﻬَﺪَﺍءَ ﺑِﺎﻟْﻘِﺴْﻂِ ۖ ﻭَﻻَ ﻳَﺠْﺮِﻣَﻨَّﻜُﻢْ ﺷَﻨَﺂﻥُ ﻗَﻮْﻡٍ ﻋَﻠَﻰٰ ﺃَﻻَّ ﺗَﻌْﺪِﻟُﻮﺍ ۚ ﺍﻋْﺪِﻟُﻮﺍ ﻫُﻮَ ﺃَﻗْﺮَﺏُ ﻟِﻠﺘَّﻘْﻮَﻯٰ ۖ ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ۚ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺧَﺒِﻴﺮٌ ﺑِﻤَﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ ﮦ

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran dan keadilan) karena Allah, menjadi saksi dengan adil.
Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk bersikap dan berlaku tidak adil.
Bersikap dan berlaku adillah.
Karena adil itu lebih dekat kepada takwa.
Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Maaidah, 5:8)

Leave a Reply

Your email address will not be published.