Kecerdikan Kancil

Musim kemarau yang panjang telah tiba. Akibatnya pohon-pohon di hutan menjadi gersang. Sungai yang biasa untuk diminum para hewan di hutan mengering. Hal ini membuat resah para penghuni hutan, tidak terkecuali Kancil.

Suatu siang yang terik, Kancil kehausan. Ia berjalan kesana kemari mencari air. Hingga akhirnya, ia melihat sebuah kaleng yang ditinggalkan pemburu. Setelah didekati, didalam kaleng itu ada sedikit air. ” Akhirnya, aku menemukan air, ” gumam Kancil lega. Ia berusaha memasukkan mulutnya kedalam kaleng yang kecil itu membuat mulutnya tak bisa masuk. Kancil berusaha berkali-kali, tetapi tetap gagal.

Setelah beberapa saat merenung. Akhirnya Kancil mendapat ide. Ia memunguti batu-batu kecil. Satu demi satu batu itu dimasukkan kaleng. Ketika batu-batu itu masuk kedalam kaleng, perlahan permukaan air naik. Saat permukaan air dalam kaleng sudah dalam jangkauan, ia pun meminumnya dengan penuh rasa syukur.

Sumber : Anak Cerdas, CV. Anak Teladan, Tangerang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.