PARODI POLITIK REPUBLIK MIMPI

Pasca Tsunami Aceh, Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan Irwandi Yusuf melalui lembaga Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh mencetuskan Program Beasiswa bagi Tenaga Kesehatan ke UI dan UGM tahun 2006. Dengan izin Allah, saya mengikuti program tersebut dan Alhamdulillah lulus diterima sebagai mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Saya tidak sendiri ada 54 orang kawan-kawan lainnya yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Pada Tanggal 25 Maret 2007, kami mahasiswa FKM UI diundang oleh stasiun televisi Metro TV sebagai penonton/audiens acara parodi politik yang sangat spektakuler saat ini, yaitu Republik Mimpi. Semua mahasiswa pasca sarjana program BRR Aceh tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut, sebagian besar kami hadir menyaksikan ke studio acara Republik Mimpi tersebut.

Program Parodi Republik Benar Benar Mabok (Republik BBM) dengan nama kantor beritanya News Dot Com ditayangkan melalui stasiun televisi Indosiar. Pada 4 Maret 2007, News Dot Com berganti menjadi Kerajaan Mimpi setelah adanya isu somasi oleh Menkominfo Sofyan Djalil. pada 18 Maret 2007. Penggagas program parodi kantor berita News Dot Com tersebut adalah Effendy Ghazali, dosen dan pakar komunikasi Universitas Indonesia.

Banyak dukungan kepada News Dot Com. Di situs web Metro TV, tercatat lebih dari 500 opini yang mendukung Republik Mimpi agar tetap ditayangkan terus. Juga di beberapa situs web seperti Perspektif.net dan detik.com yang memiliki opini yang sama.

Walau begitu, Menkominfo Sofyan Djalil, secara pribadi sempat menyebutkan acara ini “lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya”

Setelah kontraknya tidak diperpanjang, program acara Republik BBM tersebut berganti nama menjadi Republik Mimpi yang akan tayang di Metro TV. Republik Mimpi akan berbeda dengan Republik BBM. Tapi genre (jenisnya) tetap political parody seperti genre Republik BBM dulu (13/8/2006).Dijelaskan dia, salah satu kekuatan NEWSDOTCOM –sebutan untuk kantor berita di Republik Mimpi– adalah acara ini akan diselingi dengan dengan program berita Top 9 News Metro TV. Pemirsa dan penonton di studio diajak menonton berita dan memberikan komentar seandainya mereka adalah wakil rakyat atau salah satu menteri di Republik Mimpi.Meski diklaim berbeda, namun sejumlah karakter yang dimuncul di Republik Mimpi nyaris sama dengan tetap menampilkan tokoh-tokoh seperti yang ada di Republik BBM. Seniman serba bisa asal Yogyakarta Butet Kartaredjasa akan menjadi SBY (Si Butet Yogya) Presiden di Republik Mimpi. Sedangkan Ucup Keliek akan melanjutkan perannya sebagai Wakil Presiden di Republik Mimpi. Effendi Ghazali sendiri tetap berperan sebagai penasehat komunikasi politik istana.

Acara Parodi Politik Republik Mimpi tersebut mengisahkan tentang sebuah kantor berita di suatu negeri antah-berantah bernama Republik Mimpi (menirukan Republik Indonesia; sebelumnya sejak 4 Maret 2007 bernama Kerajaan Mimpi, namun kembali menjadi republik mulai 18 Maret 2007). Republik Mimpi dikisahkan beribu kota di Yaharta (menirukan Jakarta), dengan presiden bernama Si Butet Yogya atau SBY (menirukan presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono; diperankan oleh Butet Kertaradjasa), wakil presiden yang diperankan oleh Jarwo Kwat (menirukan wakil presiden Indonesia ke-10 Jusuf Kalla; diperankan oleh Sujarwo; sebelumnya diperankan oleh Ucup Kelik), dan penasehat bidang komunikasi politik yang diperankan oleh Effendi Ghazali (Dosen Universitas Indonesia). Suko Widodo (Dosen Universitas Airlangga, Surabaya) menjabat sebagai Dipendam.

Setiap episodenya membahas hal-hal yang berbeda tentang kejadian-kejadian yang mirip dengan di negeri tetangganya, Indonesia. Sama seperti Indonesia, Republik Mimpi mempunyai mantan-mantan presiden yang menjadi guru bangsa yaitu: Suharta (menirukan presiden Indonesia ke-2 Soeharto; diperankan oleh Burhanuddin Moeloek), Habudi/Budi (menirukan presiden Indonesia ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie; diperankan oleh Budi Setiawan), Gus Pur (menirukan presiden Indonesia ke-4 Abdurahman Wahid; diperankan oleh Handojo), dan Megakarti (menirukan presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri; diperankan oleh Sukarti).

Kantor berita New dot com di Republik Mimpui, di sisi lain tidak hanya mempunyai para tokoh-tokoh parodi, tetapi juga peran-peran pembantu dan orang dekat presiden. Sekretaris Resmi Prediden Si Butet Yogya diperankan oleh Anya Dwinov . Olga Lydia yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Istana dinaikkan jabatannya menjadi “Utusan Khusus Presiden Untuk Masalah yang Mengalami Kebuntuan” atau disingkat Usus Buntu. Christopher Ibenk menempati posisi Juru Bicara Presiden. Iwel Wel, teman dekat Effendi Ghazali dan juga juara lawak Sumatera Barat 1989 dinobatkan sebagai “Orang Dalam Istana”. Yusril Ihza Mahendra diparodikan sebagai Yusnil, dan Tutul Lohan (dari Tukul Arwana) sebagai Dirjen Septic Tank (dahulu menteri Laptop (Laporan tentang orang perorang)).

Setelah berakhir kontrak dengan Metro TV, Parodi politik Republik Mimpi dengan nama baru SIKAB REPUBLIK MIMPI akan tayang di stasiun TV One. Selanjutnya, acara itu akan tampil setiap Jumat pukul 20.00-22.00 WIB. Menurut Muhammad Iqbal dari Tim Research & Development Republik Mimpi, kepindahan Republik Mimpi ke TV One itu dilakukan karena di Metro TV sudah ada program parodi politik terbaru dengan nama Democarazy. Selain itu, TV One dinilai pas menyiarkan program ini karena media ini merupakan televisi baru yang mengedepankan program informasi dan pendidikan publik. Effendi Gazali menambahkan: “Kami sangat bangga dan mendorong Program Democrazy juga. Kita harus punya berbagai jenis parodi politik di negeri ini, sehingga tidak kami satu-satunya yang selalu jadi incaran. Di banyak negara demokratis di Asia, Eropa, Australia dan Amerika, parodi politik berjumlah belasan sampai puluhan, baik di koran, TV, maupun radio, serta tentu juga internet,” katanya

Republik Mimpi_Metro TV

Dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.