Joe Biden Presiden Tertua Amerika, Kabar Baik Bagi Muslim dan Manula

Joe Biden resmi menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), setelah dilantik di halaman Gedung Capitol, Rabu (20/1/2021) waktu setempat. Biden mengambil sumpah jabatan di hadapan Hakim Agung AS John Robert.

Joe Biden Dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46

Biden menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat menggantikan Donald Trump. Biden yang kini berusia 78 tahun, menjadi presiden AS tertua dalam sejarah.
Sebelum Biden dilantik, Kamala Harris lebih dulu dilantik sebagai Wakil Presiden AS.

Kamala Harris, putri imigran dari Jamaika dan India, menjadi orang kulit hitam pertama, wanita pertama dan orang Amerika keturunan Asia pertama yang menjabat sebagai wakil presiden setelah dia dilantik oleh anggota Hakim Agung AS Sonia Sotomayor.

Seorang ibu asal Suriah tengah menghitung hari pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden . Dahouk Idriss tidak sabar menunggu Biden dilantik pada Rabu mendatang. Ini akan mengakhiri kerinduannya untuk bertemu dengan putranya pertama kalinya dalam empat tahun.

Presiden AS terpilih, Joe Biden, telah berjanji bahwa pada hari pertamanya menjabat, dia akan membatalkan larangan perjalanan ke negara itu untuk warga yang berasal dari negara Muslim. Larangan itu diberlakukan oleh pendahulunya, Donald Trump .

Seperti pemberitaan beberapa hari terakhir, pelantikannya tidak akan semeriah pelantikan presiden-presiden pendahulunya karena situasi pandemi Covid-19 dan ancaman serangan ekstrimis.

Dalam pelantikan seorang Presiden Amerika Serikat, berbagai tradisi berlaku. Ada yang sifatnya wajib, ada juga yang tidak.
Berikut beberapa hal soal tradisi pelantikan Presiden Amerika Serikat yang perlu diketahui:

1.Parade, Makan Siang, dan Pesta Tidak Wajib

Tradisi selama ini, pelantikan Presiden Amerika selalu diikuti dengan acara makan siang bersama, parade, dan juga pesta. Dalam pesta tersebut, biasanya, berbagai selebritas akan dilibatkan untuk menghibur warga Amerika. Namun, hal-hal itu tidak diatur dalam konstitusi.

Konstitusi hanya menyatakan bahwa pelantikan seorang Presiden Amerika Serikat terpilih adalah pengucapan sumpah.

“Saya bersumpah dengan sepenuh hati akan menjalankan Kantor Kepresidenan Amerika Serikat dan dengan segenap kemampuan saya menjaga, melindungi, dan mempertahankan konstitusi dari Amerika Serikat,” bunyi dari sumpah Presiden Amerika Terpilih.

2, Pemandu Sumpah Presiden Tidak Harus Hakim Agung

Tradisi selama ini, pengucapan sumpah oleh Presiden Amerika Terpilih dipandu oleh hakim agung. Namun, hal itu sifatnya tak mengikat. Jika hakim agung tak bisa, ia bisa digantikan oleh siapapun. Selain itu, tidak harus pria, perempuan pun boleh.

Satu-satunya perempuan yang memandu pengucapan sumpah Presiden Amerika Serikat adalah Sarah Hughes.

Dia juga bukan hakim agung, tetapi hakim di pengadilan distrik Texas. Ia memandu pengucapan sumpah Lyndon B Johnson di atas pesawat Air Force One karena situasi darurat pasca tewasnya mantan Presiden John F Kennedy.

3.Presiden Tidak Harus Menaruh Tangan di Alkitab

Tradisi selama ini, Presiden Amerika Terpilih menaruh tangannya di atas alkitab ketika mengucapkan sumpahnya. Lagi-lagi hal ini sifatnya tradisi, tidak mengikat.

Bahkan, Presiden Amerika Serikat terpilih boleh menggunakan lebih dari satu Alkitab dalam pengucapan sumpahnya.

Mantan Presiden Barack Obama menggunakan dua alkitab ketika mengucapkan sumpahnya. Sementara itu, mantan Presiden Theodore Roosevelt tidak menggunakan alkitab sama sekali.

4.Presiden Tidak Harus Membacakan Pidato

Tradisi selama ini, Presiden Amerika Terpilih membacakan pidato dalam pelantikannya.

Isinya bisa beragam, mulai dari visi pemerintahan sang presiden hingga situasi ketika ia dilantik.

Sebagai contoh, ketika mantan Presiden Bill Clinton dilantik, ia menyinggung soal komunisme karena pelantikannya berdekatan dengan jatuhnya Uni Soviet. Namun, seperti sebelum-sebelumnya, pidato ini tidak wajib.

Rekor pidato terpendek, menurut catatan sejarah, adalah dari mantan Presiden George Washington. Pidatonya hanya 135 kata. Pidato terpanjang dari mantan Presiden William Henry Harrison, 8000 kata.

5.Harus Digelar di US Capitol

Sebelumnya, dalam situasi darurat, pelantikan Presiden Amerika Terpilih bisa dilakukan di tempat lain. Mantan Presiden Franklin D. Roosevelt dilantik di kantornya. Alasannya, ia dilantik di tengah situasi Perang Dunia II.

Sejak Amandemen ke-22, pelantikan di tempat lain dilarang.

Pelantikan harus digelar di US Capitol. Itulah kenapa, meski pandemi Covid-19 dan serangan ekstrimis mengancam, Joe Biden tetap dilantik di US Capitol.

Untuk memastikan pelantikannya aman, kota Washington ditutup dan 20.000 personil Garda Nasional dikerahkan.

Beberapa fakta kehidupan Joe Biden :

1. Istri & Putri meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan saat akan membeli Pohon Natal.
Kehilangan istri dan putri membuat hati Joe Biden benar-benar hancur. Ingatan akan tragedi itu dideritanya selama tiga tahun sebelum ia bertemu dengan Jill Biden, istrinya yang sekarang.

Kehadiran Jill Biden menjadi titik balik kehidupan asmara pria 77 tahun tersebut. Bahkan proses penyembuhan trauma hati sebagian besar dia lalui dengan membina kembali rumah tangga bersama Jill.

2 Seorang putra meninggal karena kanker otak.

3. Putra kedua karena kecanduan kokain dikeluarkan dari Angkatan Laut U S.

4. Biden juga mengalami kelumpuhan otot wajah (Facial Palsy) terlepas dari situasi kehidupan negatif pria ini di usia 78 tahun menjadi Presiden negara yang berkuasa di dunia.

Ini adalah salah satu studi kasus yang sempurna bagi warga senior (manula) dunia.

Dia akan fit secara fisik dan mental untuk mengambil tanggung jawab yang besar ini.

Dan anda di usia 60 tahun keatas berpikir bahwa setiap hal dan karir telah berakhir. Jadi semua warga senior menganggap ini sebagai awal baru bagi semangat hidup Anda.

Tetapkan target Anda. Kamu masih muda. Bekerja keraslah dan raihlah apa yang tidak bisa kamu capai sampai saat ini.

Joe Biden, Manula Bukan Akhir dari Karir dan segala hal

Leave a Reply

Your email address will not be published.