Kekuatan Media

Jika kau merasa suaramu di media sosial tak bermakna untuk Palestina kamu salah

Bayangkan ketika seorang pejuang disana lelah, lalu ia berniat mundur dan menyerah.

Tapi ia melihat di gawai (gadget) dan berita lokalnya, bahwa dunia islam mendukung perjuangannya.

Itulah nafas baru baginya.

Melalui Hastag, tweet, caption, story, instagram, facebook, whatsApp kita kabarkan tentang kekejian zionis di Palestina, kita dukung Palestina dan kita kobarkan semangat untuk membantu Palestina

Meskipun kita bukan influencer dengan berjuta followers tapi jika kita lakukan bersama-sama ia akan jadi gelombang yang membuat dunia sadar dari sihir media zionis.

Perasaanmu bahwa suaramu tak akan didengar adalah harapan musuh.

Salah satu fakta zionis adalah anggaran besar mereka untuk media.

Selain untuk menutup yang terjadi di Palestina, mereka ingin perjuangan bebaskan Al Aqsa hilang dari pikiran bangsa arab serta umat islam

Dan DIAMMU, PESIMISMU, punya saham (ikut andil) dalam keberhasilan zionis

Namun perhatikan apa yang kamu bagikan.
Konfirmasi lebih dahulu sebelum kamu bagikan.

SUARAKAN DENGAN ILMU, perhatikan referensi, sumber gambar dan video yang kamu bagi….jangan blunder (membuat kesalahan sendiri)

Fokus pada edukasi yang produktif, bukan debat kusir apalagi menyebarkan hoax demi kepentingan pribadi, kelompok atau golongan.

Lakukan karena Allah dan jagalah dirimu dari perbuatan yang merusak.

Berizzahlah
(Jagalah kemuliaan dirimu)


📃Akibat Mengabaikan Kezaliman

DIAM DIHADAPAN KEDZALIMAN ADALAH PERBUATAN DZALIM

Allah berfirman,

“Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya.”
(QS. Al-Anfal Ayat 25)

Manusia yang diam melihat kezaliman bisa ditimpa azab

Dikutip dari buku Ad-Daa wad Dawaa karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah,

Dari Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu ia berkata

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian benar-benar membaca ayat ini ‘Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk’
(Al-Maidah:105),

Karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

‘Sungguh manusia bila mereka menyaksikan orang zhalim namun tidak menghentikannya, dikhawatirkan Allah akan menjatuhkan hukumanNya pada mereka semua’ ”
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan lainnya)

Al-Amri, seorang zuhud, mengatakan,

“Termasuk kelalaianmu terhadap diri sendiri dan keberpalinganmu dari Allah adalah jika kamu melihat perkara yang menyebabkan Allah murka, tetapi kamu mendiamkannya. Kamu juga tidak bertindak dan tidak juga melarangnya, karena takut kepada orang lain, yang tidak bisa mendatangkan mudharat dan manfaat untuk dirinya.”

Inilah salah satu alasan, kenapa saya selalu menyampaikan biadabnya Yahudi laknat membunuh saudara kita palestina agar anak cucu kita paham sejarah….

“Sesungguhnya Al-Aqsa adalah akidah.”

‎Siapa yang tidak merasa tersentuh hatinya tentang Al-Aqsa maka perlu dipertanyakan keimanannya

Ketika kebenaran tidak ada yang berani menyampaikan ke publik maka berita bohong yang akan dianggap benar

✍ Sumber :
👤indonesiamengajiid
🌐instagram

👤Ustad Zulfi Akmal
🌐portalislam.com
🌐republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.