Salurkan Donasi 1 Milyar Lebih, Ketua DPW PPNI Aceh Apresiasi DPP PPNI
Kuala Simpang – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) salurkan bantuan senilai Rp. 1.039.747.394, untuk membantu sejawat perawat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor Sumatera, diserahkan secara simbolis kepada Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Aceh.
Kehadiran langsung Ketua Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia Indonesia (DPP PPNI), Dr. Harif Fadhillah, S.Kp., SH., M.Kep., MH di Aceh diapresiasi oleh Ketua DPW PPNI Aceh, dan menjadi bukti nyata bahwa adanya rasa empati , solidaritas serta kepedulian organisasi profesi PPNI hadir di tengah masyarakat, terkhusus sejawat perawat yang sedang dilanda musibah.
Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PPNI Bireuen, Mirzal Tawi, atau yang akrab disapa Syeh Tawi kepada media ini pada Jum’at, 26 Desember 2025.Syeh Tawi menerangkan bahwa Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, tiba di Posko Kesehatan DPD PPNI Aceh Tamiang di Sungai Liput, Kuala Simpang ibukotanya Aceh Tamiang pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 11.15 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPW PPNI Aceh, Dr. Abdurrahman Usman, S.Kp.,M.Pd jajaran pengurus DPW, Ketua BAPENA PPNI Aceh Dr. Ns. Ardia Putra, Ketua DPD PPNI Aceh Tamiang dan beberapa Ketua DPD PPNI se-Aceh diantaranya PPNI Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe , Bireuen serta sejumlah pengurusnya.
Ketua DPP Harif Fadhillah menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban banjir dan tanah longsor Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat , terkhusus kepada rekan-rekan sejawat yang terdampak bencana.
“Kami atas nama DPP PPNI dan rekan sejawat seluruh Indonesia turut berduka atas musibah yang menimpa teman-teman sejawat di Aceh, Sumut dan Sumbar. Semoga teman-teman diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang kuat . Dan Kami sangat mengapresiasi teman-teman sejawat ditengah musibah yang menimpa dirinya namun masih tangguh memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat” ujarnya.
Lebih lanjut Harif Fadhillah mengatakan bahwa bantuan tersebut berasal dari donasi seluruh perawat Indonesia, tentunya donasi tersebut dirasakan tidak sebanding dengan dampak bencana yang dirasakan, namun bukan persoalan jumlah namun ini adalah sebagai bukti kepedulian dan rasa solidaritas sejawat perawat seluruh Indonesia kepada teman sejawat yang terdampak.
Sementara Ketua DPW PPNI Aceh, Dr. Abdurrahman Usman, S.Kp.,M.Pd mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan DPP PPNI.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada DPP PPNI dan seluruh rekan sejawat Indonesia atas kepedulian dan empatinya kepada perawat yang terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera,” katanya.
Abdurrahman Usman mengajak untuk terus membantu Aceh. Menurutnya, proses pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Kehadiran Pak Ketum dan rekan-rekan pengurus DPP membawa kesejukan dan semangat untuk bangkit dan pulih. Beliau tidak hanya melihat dari Jakarta, tetapi hadir langsung ke lokasi bencana. Ini bukti DPP PPNI hadir di tengah anggotanya” jelas Abdurrahman Ketua DPW PPNI Aceh yang juga Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh.
Selanjutnya, Abdurrahman mengajak untuk terus membantu Aceh. Menurutnya, proses pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Kondisi Aceh butuh waktu lama untuk berbenah, tentunya Aceh masih sangat butuh perhatian, dukungan dan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPP PPNI turut didampingi jajarannya, diantaranya Bendahara Umum Afrisunadi, Wakil Ketua BAPENA DPP PPNI Jajat Sudrajat, Ketua DPW Sumatera Utara Mahsur Al Hazkiyani dan sejumlah pengurus lainnya.
